Then, I Love Storytelling





Ditulis oleh Fitri Purbasari

It was almost 11 years ago. Saat itu kira-kira masa kuliah tingkat 3. Saya dapat mata kuliah English For Young Learners yang disajikan oleh dosen enerjik yang baru pulang dari kuliah di luar negeri. Masih sangat segar ilmunya, karena beliau khusus kuliah tentang itu disana.

Oia, saya dulu kuliah jurusan Pendidikan Bahasa Inggris dan bercita-cita ingin jadi guru di SMP, SMA, dan sederajat, dan jadi dosen. Pokoknya tidak mau ngajar di level SD apalagi TK. Kupikir berurusan dengan anak kecil pasti akan menguras energi. Gak mau ribet, gitu mindsetku waktu itu.

Tapi ternyata takdir berkata lain, cieeee.. hihihi.
Ibu dosenku yang satu itu suangat awesome, powerful, and inspiring!
Setiap kali ngajar, beliau selalu mampu membuat suasana ruang kelas mahasiswa seantusias anak TK. Beliau kerap kali membawa buku-buku cerita amazing, keren, unik, meski kontennya sederhana,
Beliau pun membawakan cerita di buku-buku itu dengan sangat mengagumkan.
Saya terpesona sekaliiiiii!!

Berikut salah dua buku yang membuat saya terpana.




Buku The Very Hungry Caterpillar karya Eric Carle ini bercerita tentang seekor ulat kecil yang kelaparan. lalu dia makan setiap hari. Nah disini kita bisa mengajak anak belajar tentang hari dan jenis makanan. Bukunya seru dan colorful, di setiap makanan ada lubang untuk si ulat masuk, dan kita bisa menggunakan jari kita sebagai si ulat. Language focusnya ada, kata yang sama diulang berkali-kali. Lalu setelah seminggu, si ulat kecil sudah berubah menjadi si ulat besar yang gendut. Disini anak-anak belajar kata sifat. Kalimat-kalimatnya simple namun penuh pelajaran. Mantap!

Yang selanjutnya adalah buku ini.





Where's Spot by Eric Hill membuatku tring tring ting pula. It's a lift the flap book. Seekor mama anjing mencari anaknya yang bernama Spot. Dia mencari ke seluruh penjuru rumah. Di setiap sudut yang dicari, dia malah menemukan teman-teman binatangnya. Anak-anak bisa belajar things in the house, animals, and preposition of place. Keseruannya ditambah dengan jenis buku buka tutup gambarnya. Jadi anak bisa merasa terlibat dalam pencarian Spot.

Tanpa disadari, energi beliau menyeretku untuk mengakui bahwa "Mengajar young learners alias anak kecil itu menyenangkan" dan saya merasa saya bisa membuat buku-buku cerita seperti itu.
Saya harus mengambil ladang kebaikan yang besar dengan mengajarkan bahasa Inggris yang benar pada anak-anak kecil dengan cara yang menyenangkan. Semoga kelak anak didikku akan mencintai bahasa Inggris. Dan itu modal yang besar bagi mereka untuk mempelajari matpel yang satu ini di tingkat pendidikan selanjutnya.
WOW saya berubah!!

Dalam mata kuliah itu, kami diberi tugas untuk membuat modul belajar EYL dari level TK hingga SD kelas 3. Dan saya kebagian dalam grup yang membuat modul untuk TK B. Berbinar!
Hingga saat mini penelitian sampai skripsi, saya mantap ambil judul tentang metode Storytelling dan pengaruhnya untuk penguasaan kosakata Bahasa Inggris pada anak SD.

Minat itu berlanjut hingga sekarang menjadi ibu.
Membacakan buku cerita pada anak sejak dalam kandungan telah saya rasakan sangat berdampak besar. Tentu yang diutamakan adalah buku tentang Allah, keteladanan Rasulullah dan para nabi.
Selain itu, alhamdulillah saya pun bisa membuat cerita dadakan sesuai dengan nilai yang dibutuhkan anak saat itu, hehehe. Sayangnya, saya jarang segera menuliskannya.
Meski belum menelurkan karya berupa buku, saya terus berusaha menularkan manfaat storytelling dan mengkampanyekan buku cerita yang sarat makna. Pokok'e Storytelling is Amazing! 😊


Gambar diambil dari:
https://whattheredheadsaid.com/redhead-roundup-books-august-2016/
https://babydivine.co.nz/products/the-very-hungry-caterpillar-big-broad-book

Depok, 21 Oktober 2018

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Instagram